Thursday, May 15, 2003

KEARSITEKTURANMU 7

dalam keruangan kau adalah focal point
dalam keurbanan kau adalah landmark yang berperan membentuk skyline
dalam interior kau adalah sesuatu yang tak perlu rekayasa
variasi-variasi yang bila ditiadakan fungsinya akan menurunkan
semangat hidup pengguna
kau adalah juga ruang abstrak
ketidaknyataan dan ketidakterukuran yang implikasinya membutuhkan
kejelian dan kearifan
ya!ya! masih kucari penegasan pintu masukmu!

indah ip
10 april 2003
11.00-13.00
-------------------------------------------------------------------
KEREKAYASAAN 7: YANG PALING PINTU, BADARZEWSKA

Tapi yang paling pintu adalah ketuk, pada saat hening membangunkan
kita
dari ketersesatan dalam riuh ruang waktu, yang menebar hantu hantu

Tapi yang paling gapai adalah sapa, pada saat kita berdiri diatas
segala konsep menyingkirkan kelu benak dan nalar
dari keterasingan yang kita susun dalam perjalanan penaklukan atas
hari hari

Tapi yang paling jelang adalah langkah, mengayun arung di atas tahun
tahun, membentuk makna bagai manik manik suku indian, menegaskan
kembali ketegaran dan menyingkirkan kegamangan
dari keraguan yang dicicil oleh tabungan luka dalam perlawanan

Tapi adalah saat hening itu saat pintu itu saat kelu di mana dimensi
ruang tak bisa lagi bicara
tinggal bisik tersisa, terselip dibalik baris baris puisi
membisikkan bahwa kita telah sampai di sana
di ruang ruang gapai rasa
di techla badarszewska

15 april 2003
idaman andarmosoko
------------------------------------------------------------------
KEPETAANMU

sebetulnya sebuah pintu dan jendela pernah sama-sama kita buka di
ruang tak sama.
menit pertama kau mengeluh lewat angin betapa silau matahari
melepuhkan matamu.
menit berikutnya aku mengeluh lewat matahari betapa desau angin
memekakkan gendang telingaku.
sejak itu kita sama-sama memilih menutupnya.
membiarkan lumut berkerak di telapak kaki dalam kelembaban hati.
hingga suatu hari kita sama-sama mengerti tak perlu mencari pintu dan
jendela lagi.
tapi waktu berhianat atas nama cinta.
berdalih keabadian bukan maya dan selalu punya peta

maka dalam analisis tapak kuterjemah kau sebagai lingkaran bukan
konsentris, sistem pola-pola pengangkutan bukan radial bukan linier
bukan pula organik dalam analisis pemrograman kutaksir kau sebagai
hubungan ruang-waktu,
tanggapan-tanggapan fisik dan fungsional yang tidak sistematis,
sebuah diagram telaah

ketika lelah kutangkap dengung lebah: di dunia bermasadepan setelah
kekinian tak ada kehampaan
maka tak lagi ada yang aku takutkan. meski tak akan lorong-lorong itu
membawamu padaku, meski tak akan pintu-pintu itu terdefinisi
kesadaranku, aku bahagia.
setidaknya gurat tangan kita pernah bertautan sebelum ketololan-
ketololan memastikan semuanya betul-betul penghabisan.

jadi mari berhenti mencari perulangan-perulangan, berhenti
membayangkan segala kekaguman dan akibat yang pernah terciptakan.
kita simpan saja kunci di bawah pot hanjuang.
bukan untuk dilupakan tapi berharap suatu saat ditemukan. oleh kita
atau bukan, ah, peduli apa.

bukankah di dunia bermasadepan esok adalah bukan kemustahilan
melainkan keyakinan-keyakinan dan kesempatan!
jadi mari, mari!

indah ip
18 april 2003
3. 59 pm

No comments: