Friday, May 16, 2003

SURAT KEPADA KAWAN DI SEBERANG

kuterawang lelahmu, pu

malam yang gelisah
tapi bukankah ukuran resahmu resahku belum tentu sama
demikian pula setiap keindahan langitku langitmu nun entah di mana
mungkin cukup adil jika tidak kita nilai cuaca di dada masing-masing, begitu?

senja tadi aku berjanji mencari jupiter dan keenambelas satelitnya di matamu
tapi tiada
maka pergi aku dari kegaduhan
dari buih yang terjejak di mulut pantai sepeninggal ombak, siluet perak sampan retak
dari keguncangan sebab musim hujan di pipimu, musim gugur di lengkung bibirmu
pergi aku dari ketidakdiaman
mencari pembenaran atas derit lapuk bangku sudut beranda hingga pucuk-pucuk ranggas cemara
dan tetap tiada
tetap
tiada

jangan bodoh! aku rumput yang tak lelah bersarang di telapak kakimu, kau tahu?
tak ada dalam kamusku pasrah dan hilang arah

tentu saja aku berdoa sekaratku tak selesai
hingga punya cukup energi bangun sebelum subuh
mencari probabilitas perubahan orbit dan wujud rasimu di ekuator langit jalur ekliptika
mungkin venus? mungkin bukan? ah ya, kenapa tidak?

salam,
indah ip
03 Mei 2003 00:25:30

ps. sebetulnya kemarin pernah kubalas suratmu, tapi perangkat renta kotak kaca ini merenggutnya begitu saja.
illegal operation. illegal operation. aku putus asa. bukan, bukan karena harus mengulangnya kembali melainkan
putus asa dengan segala kuasa tak tertandingi yang bisa saja memungkinkan suratku lagi dan lagi tak pernah
sampai ke dadamu

No comments: