Friday, May 16, 2003

WAJAH MENTEGA


malam yang ungu, pu

wajah mentega beledu itu,
sampaikah ke atap rumahmu?

jika iya,
mari mencumbu lingkar langit, menikmati pasang sudut-sudut gamang dalam debit
bukankah purnama adalah fenomena seperti juga setiap perjalanan fana

jika tidak,
aku berniat mencurinya untukmu selepas tengah malam sebelum sayap-sayap kecil ini kehilangan fungsi
berdoa saja para bintang lengah memagari

sebentar lagi kutinggalkan wasiat pada angin
kalau-kalau keabadian dan waktu tak jadi berpihak padaku

jangan sedih, sudah, jangan sedih
aku cahaya matamu yang tak pernah mati
lagipula kau tahu, selama ini, aku selalu punya cara untuk kembali


indah ip
16 Mei 2003
23.03

ps. oh ya setiap suratku adalah puisi, pu, kau yang menanam benihnya sejak pertama dulu

No comments: