Saturday, October 18, 2003

KONTEMPLASI

seurat nadi
sedebar jantung
setarik nafas
dekatmu, duhai kekasih
rahasia ribu jilid tak kunjung singkap
keindahan tak bersangkal tak bercukup
tak habis ditelaah tak selesai dititikkan

apa jadinya bila hilir perhentian itu tidak tiba pada ingatan akanmu
bila akumulasi kelelahan diri tidak sampai pada peta menujumu
bila kebergantungan ini tidak erat pada abadimu

medan perang apa gerangan berhari-hari meluluhlantak kesadaran hati
hingga membuatnya lupa

kekasih, aku buta

semakin tiba waktunya semakin hempas
semakin dekat jaraknya semakin lepas
rindu pekat dalam setiap kumandang namamu
kental dalam ingin nyata mengejar pintumu

kekasih, aku hilang suara

engkau segala lirih jiwa segala dahaga segala cahaya!

indahip
14 oktober 2003
11.15 am


SESUATU YANG JATUH KALA ITU

sesuatu jatuh bersama jejarum matahari
kala itu

serongga dada menangkapnya tanpa prasangka
sekedar berbagi ruang gerak
menjadi tanah tempat pijak

berganti musim
sesuatu itu menyembulkan akar
menerbitkan reranting malu-malu, dedaun yang teduh oleh waktu

tak satupun tahu
kenapa kemudian serongga dada lugu
bertekad merawatnya diam-diam
menjadikannya cikal
membiarkannya senantiasa hidup, berkembang dan tumbuh


indah ip
18 oktober 2003
20.24 pm

1 comment:

hjkl said...
This comment has been removed by a blog administrator.