Friday, October 10, 2003

SEORANG LELAKI MENYIMPAN BANYAK MUSIM DI DADANYA

seorang lelaki menyimpan banyak musim di dadanya. ia nikmati kemarau ketika dedaun kuning berkejaran dengan angin. ia nikmati hujan ketika bebutir bening membuatnya kuyup dan gigil. musim semi selalu jadi musim paling panjang di pelupuk matanya. ia nikmati debar menjantung, nada-nada tak berujung

seorang lelaki menyimpan banyak musim di dadanya
itu sebab ia kaya warna

indah ip
19 juni 2003
09.30 am


PERNAH KITA BUAT

pernah kita buat sesak paruparu oleh warna
kita bungkam angin hingga tak sanggup menghembus wangi lebih wangi dari yang kita nafaskan

suatu masa kita tersedak
satupersatu gemintang jatuh dari kerongkongan

bukan tak pernah berkaca mencari nama yang sama
entah pada bab mana titik ditujahkan karena koma tak bisa memakna kalimat

tak sempat terukur berapa tinggi pasang pernah meluapkan sungaisungai di dada
karena kita tak cukup sabar merangkum ketaksempurnaan sebagai bekal

indah ip
12 mei 02
10.30 am


KAU DENGARKAN, TUAN ?

ketuk hujan di tiap retak tanah
langit demikian tumpah
seperti rinduku meruah di sela rerumput basah

indah ip
12 februari 02
7.00 am


BIRU

seonggok bayang memulas langit dengan biru hatinya
sambil sesekali berujar tentang kehilangan sebuah danau
tempatnya melarung sampan kala sepi
menyeruput sejuk kala dahaga
mengail tenaga kala hilang daya
hingga menumpahkan derai kala takut melanda

sekelompok mendung yang dari tadi naungi kepalanya
jadi merasa tak enak dan iba
maka pergi mereka bonceng bayu yang kebetulan lewat
membebaskan sang bayang bersama langit menumpah rasa meratap warna
berdua saja

indah ip
21 juli 01-tengah malam
4 agust 01-23.10 pm

1 comment:

hjkl said...
This comment has been removed by a blog administrator.