Sunday, April 11, 2004

DIA SUDAH BERANGKAT, KATAMU
[in memoriam ibunda tercinta mas idaman]


seperti lembar waktu tiba-tiba mengkerut

kau rangkum setiap kelebat setiap dekat yang singkat setiap
tak sempat setiap cepat yang pekat dari hangat senyum dan
harum pipi ibu, kau jadikan kupukupu, lalu kau tutup pintu

dia sudah berangkat, katamu, betul-betul berangkat


indah ip
9 april 2004
21.56