Tuesday, April 28, 2009

SAHABAT


pohon bakau itu tahu betul bagaimana sahabat-sahabatnya pergi
seperti ikan-ikan terdahulu
nafasnya hilang satu-satu
sebelum gemetar
dan terkapar

ikan kecil itu tahu betul bagaimana sahabat-sahabatnya pergi
seperti pohon-pohon bakau terdahulu
rantingnya layu satu-satu
sebelum ruku
dan batu

manusia itu tak pernah tahu bagaimana sahabat-sahabatnya pergi
seperti pepohon bakau dan ikan-ikan yang tak henti memberi
tiba-tiba saja ia sudah tinggal sendiri
menggigil ngeri
: waktu tak pernah kembali


indahip
6 feb 09, 10.05 am

4 comments:

lisz. said...

superb!
i could not agree more..

indah ip said...

thankyou, lisz :-)

Ramli Abdul Rahim said...

Salam dari Malaysia

Sudah 8 tahun berlalu sejak Graffiti Gratitude terbit dan kita tidak pernah menyapa dan menyulam bicara.

Ramli Abdul Rahim Malaysia
http://friendismirror.blogspot.com
http://rarwrites.blogspot.com
http://isma-anni.blogspot.com

Ramli Abdul Rahim said...

Salam dari Malaysia

Ramli Abdul Rahim

http://isma-anni.blogspot.com
http://rarwrites.blogspot.com