Sunday, August 08, 2004

HILANG CAHAYA
(buatku, mu, kita, yang lupa -atau purapura lupa- bahwa merkuri, logam berat atau ampas entah apa tak pernah secara ajaib mencumbu sungaisungai pun laut atas kehendak sendiri)

ketika gelap
aku bertanya-tanya apakah kita mulai kehilangan cahaya
mata kita perlahan kehabisan warna
apa yang kita cari di antara terik pedih itu ?

indah ip
8 agustus 2004
20.12

No comments: