Thursday, November 30, 2006

HUJAN SELALU TAHU
: dimzdear


subuh yang beku
gerimis datang mengetukngetuk daun pintu

"tok tok tok. kabarnya ada yang sendu. mau kuhibur dengan serangkai lagu?"
belum kujawab, mereka sudah menyanyi
tak cukup itu, mereka juga menari
makin lama makin keras
makin lama makin deras

ketika matahari menjemput pulang
kukecup hujan dari balik pintu seraya berbisik,
" terimakasih, sudah menemani "
lalu kupamerkan senyum paling manis sebagai oleholeh pagi

subuh yang beku hangat di hatiku
hujan selalu tahu kapan aku merindu


indah ip
1 dec 06
4.30 am

Friday, November 17, 2006

DAN KAU MULAI PERJALANAN SEJATI ITU


berlayarlah, 'dik, menuju cahyaNya
temukan jawab segala rahasia

berlayarlah, 'dik, menuju cintaNya
kami hantar engkau dengan samudera doa


indah ip
17 nov 06
9.52 pm

---------------------------------------
selamat jalan agung, adik sepupu tercinta, smoga seluruh amal sholehmu diterima dengan baik di sisiNya

Tuesday, November 14, 2006

TENTANG NEGERI SEBELAH


sebutir bulan sedang duduk manis di ranting flamboyan ketika
angin datang bawa cerita tentang negeri sebelah yang diterpa musibah:

di sana begitu banyak bocah sebatang kara dengan sungaisungai bercabang dimatanya
dalam dada dan kepala mereka berkalikali melesak tanya tak berjawab, tentang ayah
yang rubuh oleh hingarbingar senjata, tentang ibu
yang hilang dalam puingpuing tembok pengungsian pinggir kota
mungkinkah ayah dan ibu sudah tak sayang hingga pergi tak kembali?
mungkinkah ayah dan ibu demikian tak sudi membawa mereka serta ke tempat berada kini?

bulan yang dari tadi ceria jadi merasa sedih dan ingin pingsan
sementara sang flamboyan kekasihnya gemetar menahan tangis,
pelanpelan bulan pergi ke balik awan menyembunyikan pucat wajahnya
hingga malam turun dari langit mengalah pada fajar


indah ip
14 nov 06
7.57 am

Monday, November 13, 2006

SUATU HARI YANG DAMAI DI HUTAN KOTA


selembar daun berkhayal ingin jadi burung
agar tak perlu menunggu kuning dan cukup umur untuk dapat pergi meninggalkan ranting
jumpa kebebasan
bosan ia mempertaruhkan keberuntungan pada angin dan tak dapat memilih:
jatuh ke tanah untuk bermanfaat kembali bagi bumi
atau jatuh ke atas aspal dan mendebu begitu saja sebagai sisa masa lalu

sementara itu di salah satu dahan
seekor burung berkhayal ingin jadi daun
agar tak perlu tiap sebentar pontangpanting memacu sayap mencari tempat sembunyi
ingin ia jatuh ke tanah dengan elegan oleh waktu di saat yang tepat
bukan jatuh ke tanah oleh laras pemburu sewaktusewaktu akibat isu flu yang membuat hidupnya akhirakhir ini lelah dan biru


indah ip
24 nov 06
7.12 am

Thursday, November 02, 2006

ULANG TAHUN
: kira, ziya


menyambut bangunmu pagi tadi
ingin ibu pastikan waktu berputar tanpa jeda
agar bisa merekam kepintarankepintaran itu segera
tak sabar menantimu mekar, duhai, ananda

namun entah kenapa
selepas menyusuimu malam ini tibatiba saja
ingin ibu bekukan waktu dan menguncinya dalam lemari baju
agar tak bisa ia buruburu menghembusmu besar
dan menyiapkanmu untuk lekas beranjak
dari sisi ibu



indah ip
2 nov 06
8.48 pm

--------
selamat ulang tahun, kira & ziya tercinta
smoga menjadi anak-anak sholehah, anak-anak yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama, menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungan sekitar di manapun kalian berada kelak, amiin
--------