Friday, December 29, 2006

KANGEN
: dimzdear. masih tentang ulangtahunmu!



sebusur pelangi mengembalikan dongeng masa kecil tentang titian bidadari dan pundi emas di ujungnya
seonggok aku meyakinkan diri kau sedang menikmati langit yang sama sampai hujan menghapusnya tak bersisa


indah ip
26 des 06
5.30 am


ps. cintaku, hampir saja saat itu aku punya ide untuk mengelupasnya dari langit. untuk apa lagi kalau bukan untuk kado ultahmu meski terlambat. tapi kemudian hujan cemburu. tak sudi berbagi. hingga berlombalomba mereka menjatuhkan diri dari langit timur hingga tak sempat aku kumpulkan satu tetespun warnanya.

Sunday, December 24, 2006


TAK ADA KADO BUATMU, SEBAB KAU LAYAK MENDAPAT LEBIH DARI ITU
: dimzdear -- selamat ulang tahun, cintaku!


sedianya puncak geminids shower yang tumpah selama beberapa hari kemarin menjelang tengah malam
hendak kujadikan kado paling indah untuk matamu
tapi warnawarni cahayanya terlampau lekas hilang,
aku tak berhasil mencurinya dari langit!


lalu kutemukan seonggok zephirantus putih yang sedang rekahrekahnya di kebun kita
hendak kususun dalam tolpes kristal seperti penuh senyummu
tapi kemudian kulihat ada yang sedang mabuk menghisap madu,
aku tak jadi mencurinya dari kupukupu!


maka ya sudah, kuputuskan tidak memberimu apa-apa
tidak janji-janji palsu,
tidak mimpi-mimpi beludru,
tidak juga keistimewaan-keistimewaan semu


tak ada kado buatmu,
sebab kau layak mendapat lebih dari itu


jika hidup katamu adalah anugerah
dan kebersamaan selama ini sudah merupakan puisi paling indah
ijinkanku menjadi bagian yang membuatnya abadi


indah ip
23 des 06
9.02 pm

Friday, December 22, 2006

IBUNDA 1
:mama

senyummu matahari yang tak pernah redup di setiap pagiku
tutur katamu mata air yang tak pernah surut dalam setiap musim di dadaku


indah ip
21 des 06
8.02 pm



IBUNDA 2
:mama

tahu-tahu di keningmu sudah berjatuhan helai-helai rambut memutih

ibunda, ajariku mengekalkan waktu
agar tak pernah lagi ada yang tercuri sedikitpun dari kebersamaan ini


indah ip
21 des 06
8.12 pm

Thursday, November 30, 2006

HUJAN SELALU TAHU
: dimzdear


subuh yang beku
gerimis datang mengetukngetuk daun pintu

"tok tok tok. kabarnya ada yang sendu. mau kuhibur dengan serangkai lagu?"
belum kujawab, mereka sudah menyanyi
tak cukup itu, mereka juga menari
makin lama makin keras
makin lama makin deras

ketika matahari menjemput pulang
kukecup hujan dari balik pintu seraya berbisik,
" terimakasih, sudah menemani "
lalu kupamerkan senyum paling manis sebagai oleholeh pagi

subuh yang beku hangat di hatiku
hujan selalu tahu kapan aku merindu


indah ip
1 dec 06
4.30 am

Friday, November 17, 2006

DAN KAU MULAI PERJALANAN SEJATI ITU


berlayarlah, 'dik, menuju cahyaNya
temukan jawab segala rahasia

berlayarlah, 'dik, menuju cintaNya
kami hantar engkau dengan samudera doa


indah ip
17 nov 06
9.52 pm

---------------------------------------
selamat jalan agung, adik sepupu tercinta, smoga seluruh amal sholehmu diterima dengan baik di sisiNya

Tuesday, November 14, 2006

TENTANG NEGERI SEBELAH


sebutir bulan sedang duduk manis di ranting flamboyan ketika
angin datang bawa cerita tentang negeri sebelah yang diterpa musibah:

di sana begitu banyak bocah sebatang kara dengan sungaisungai bercabang dimatanya
dalam dada dan kepala mereka berkalikali melesak tanya tak berjawab, tentang ayah
yang rubuh oleh hingarbingar senjata, tentang ibu
yang hilang dalam puingpuing tembok pengungsian pinggir kota
mungkinkah ayah dan ibu sudah tak sayang hingga pergi tak kembali?
mungkinkah ayah dan ibu demikian tak sudi membawa mereka serta ke tempat berada kini?

bulan yang dari tadi ceria jadi merasa sedih dan ingin pingsan
sementara sang flamboyan kekasihnya gemetar menahan tangis,
pelanpelan bulan pergi ke balik awan menyembunyikan pucat wajahnya
hingga malam turun dari langit mengalah pada fajar


indah ip
14 nov 06
7.57 am

Monday, November 13, 2006

SUATU HARI YANG DAMAI DI HUTAN KOTA


selembar daun berkhayal ingin jadi burung
agar tak perlu menunggu kuning dan cukup umur untuk dapat pergi meninggalkan ranting
jumpa kebebasan
bosan ia mempertaruhkan keberuntungan pada angin dan tak dapat memilih:
jatuh ke tanah untuk bermanfaat kembali bagi bumi
atau jatuh ke atas aspal dan mendebu begitu saja sebagai sisa masa lalu

sementara itu di salah satu dahan
seekor burung berkhayal ingin jadi daun
agar tak perlu tiap sebentar pontangpanting memacu sayap mencari tempat sembunyi
ingin ia jatuh ke tanah dengan elegan oleh waktu di saat yang tepat
bukan jatuh ke tanah oleh laras pemburu sewaktusewaktu akibat isu flu yang membuat hidupnya akhirakhir ini lelah dan biru


indah ip
24 nov 06
7.12 am

Thursday, November 02, 2006

ULANG TAHUN
: kira, ziya


menyambut bangunmu pagi tadi
ingin ibu pastikan waktu berputar tanpa jeda
agar bisa merekam kepintarankepintaran itu segera
tak sabar menantimu mekar, duhai, ananda

namun entah kenapa
selepas menyusuimu malam ini tibatiba saja
ingin ibu bekukan waktu dan menguncinya dalam lemari baju
agar tak bisa ia buruburu menghembusmu besar
dan menyiapkanmu untuk lekas beranjak
dari sisi ibu



indah ip
2 nov 06
8.48 pm

--------
selamat ulang tahun, kira & ziya tercinta
smoga menjadi anak-anak sholehah, anak-anak yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama, menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungan sekitar di manapun kalian berada kelak, amiin
--------

Tuesday, October 31, 2006

JALAN PERTAMAMU
: kira, ziya


hatihati, nak, melangkahkan kaki
mulailah kanan dulu, baru yang kiri

jika tiba saatnya nanti kau lari
mengejar sejati
kemudian terbang tinggi
meraih mimpi

ingat, nak, tujulah satu saja!
yang paling utama
yang paling tinggi

: ridhoNya

indah ip
28 jul 06, jalan pertama
30 okt 06, 9.49 pm

Saturday, October 28, 2006

MELIHATMU TUMBUH
: kira, ziya

seperti debar menunggununggu kepompong melahirkan kupukupu dan merekareka
warna apa kelak yang dibawa sayapsayap kekar di punggungmu

cintaku, adakah yang lebih menakjubkan selain melihatmu tumbuh?


indah ip
28 oktober 2006
8.40 pm

Saturday, October 21, 2006

SUDAH KUTITIPKAN
: dimzdear

baru saja hujan berhenti,
lebat tibatiba sesaat tadi

jangan khawatir
sudah kutitipkan harum tanah dan rumput basah pekarangan kecil rumah kita kepada angin
yang berjanji mampir ke kotamu malam ini
smoga bisa sedikit menyembuhkan hati yang katamu sedang jatuh parah merindurindu

indah ip
16 okt 06, 10.45 pm

Saturday, September 02, 2006

SEBUAH RAHASIA

zidan, syifa
yakinlah setiap tetes doa yang luruh bersama air mata
menyempurnakan tangga bunda
menuju kekasih yang maha
tempat sebenarbenar cinta mencahaya!

indah ip
1 sept 2006
7.00 am


--------------
semoga mbak inong bahagia disisiNya,
semoga zidan & zyifa jadi anak-anak sholeh dan sholehah yang menyelamatkan ayah-bundanya kelak
semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan hati menghadapi semuanya

-dimas, indah ip, kira, ziya-
-------------

Thursday, June 15, 2006

MUNGKIN ITU SEBAB SEMUA TERASA INDAH
: dimz

cinta yang kita punya
seperti garis tawa dan kerutmerut sudut mata
tak terhindari, tak tertutupi
ada, karena memang sudah seharusnya ada
indah,
alamiah,
nyata.


indah ip
12 juni 06, 10.00 pm

Tuesday, June 06, 2006

YOGYAKARTA 27 MEI 06

bumi bergetar!
sekali lagi ia luka dan memar

lalu guncang
lalu pincang
lalu diam
lalu kelam

jalan cahyaMu!
ke mana rambu?

hati gusar
diri, mengapa gentar?
mengapa gemetar?

indah ip
29 mei 06
23.00 pm

Monday, June 05, 2006

KUCARI SESUATU
: yogyakarta dan sekitarnya

kucaricari sesuatu

di reruntuh tembok dan bebatu
di gelap tenda pengungsian dan ringis wajahwajah pilu
di hirukpikuk lelah dan celoteh sendu bocahbocah
“ di atas tanah ini pernah berdiri rumah kami”

kucaricari sesuatu
dan tak temu

selepas guncang itu, katakan
bagaimana
kembalikan lagi senyum yang sempat hilang
dari wajahmu, saudaraku?


Indah ip
27mei06-6 juni06
11.00 pm

Sunday, April 23, 2006

MERAWAT SAKITMU, NAK
: kira & ziya

ketika matahari hilang dari wajah pagimu
ketika itulah hujan yang paling hujan jatuh
di pipi ibu


indah ip
16 april 2006
06.00 pm

Friday, March 10, 2006

MENGAMATI TIDURMU, SETIAP KALI
: kira & ziya

tak ada yang lebih nikmat selain bersandar
di balik tiang kelambu
dan sesekali mencuri lengkung pelangi
dari senyum bidadari

indah ip
11 maret 06
05.05 am
MENYUSUIMU, SETIAP KALI
: kira & ziya

tak ada yang lebih indah selain bercermin
pada sepasang mata telaga
dan larung
dalam seribu harap tentang mimpi bintangbintang

indah ip
11 maret 06
05.00 am